Jurnal kontinum #5

Jurnal kontinum 5 maret 2012


Kehidupan hanya bisa dirasakan saat kita mampu bangkit dari waktu yang mati. Waktu yang terkurung dalam peti, dipenuhi kebosanan dan keterasingan. Tapi demikianlah, kapitalisme dan sirkulasinya tanpa henti membuai dengan rasa aman dan kenyamanan yang palsu, hingga kita tak lagi awas bahwa sebagain besar waktu telah mati dalam rutinitas hampa. Menjauh dari sebuah kehidupan yang hakikat.

Kapitalisme telah membuat kita begitu jatuh cinta pada hal hal yang diciptakannya. Kita menjadi sangat patuh. Mulai dari segelas kopi apa yang harus diminum, pakaian yang dikenakan, dan apapun yang sebanyak mungkin harus ditelan. Oleh karenanya pula kita harus dibuat jatuh cinta pada kerja dan rutinitas yang mengikut, sebagai jalan satu-satunya untuk meraih kebahagian materil. Imaji puncak kenikmatan. Lalu demikiankah seterusnya, kita tak dapat kemana-mana, memilih abadi dalam keterasingan dan waktu yang mati.
Tetapi sampai kapan? Saat di depan mata dan kenyataan yang terasa bahwa tersebut tak layak untuk jalani. Realistislah. Terlalu banyak waktu yang habis dalam kebosanan, depresi dan bahkan tanpa pengharapan. Juga lihatlah, begitu banyak kegilaan, kelaparan, kesengsaraan yang dibiarkan terus subur. Inikah yang engkau inginkan sebagai kedamaian dan kenyamanan?

Bangun. Inilah yang seharusnya dilakukan. Mengumpulkan kembali energi untuk mendobrak peti mati dan keluar melihat kehidupan yang selayaknya. Saatnya bangun dari tidur panjang dan senantiasa mengaktifkan alarm di setiap waktu yang akan dijalani agar dapat terjaga dari tidur yang melelapkan. Saatnya mengubah kehidupan sehari-hari menjadi sebuah energi perlawanan. Memberontak dari waktu mati yang telah menidurkan begitu lama.

Saatnya mengambil tindakan yang memikat dan menyebarkan permainan radikal ke berbagai penjuru. Agar lebih banyak lagi energi perlawanan, hingga kita menemukan sebuah momen revolusioner dan menciptakan penegasian dari sistem absurd ini. Dari saat sekarang, mulailah menanamkan cinta pada kerja-kerja yang membangkitkan, yang senantiasa menghidupkan kita dari waktu yang mati.
Demi kehidupan yang benar-benar hidup... 

Comments

Popular posts from this blog

Cara Mudah Membangun e-Library

Anna Karenina Jilid 1 & 2 - Leo Tolstoy

BONGKAR GUDANG e-Book

Pangeran Bahagia - The Happy Prince and Other Stories

Kejahatan dan Hukuman - Fyodor Dostoyevsky