PERGOLAKAN PEMIKIRAN ISLAM - Catatan Harian Ahmad Wahib
Judul : PERGOLAKAN PEMIKIRAN ISLAM - Catatan Harian Ahmad Wahib
Penyunting: Djohan Effendi & Ismed Natsir
Edisi cetak buku ini terakhir diterbitkan oleh LP3ES
bekerjasama dengan Freedom Institute. Jakarta, Februari 2003.
Edisi Digital Diterbitkan oleh : Democracy Project
Yayasan Abad Demokrasi (www.abad-demokrasi.com)
* silahkan beli buku hardcopy asli atau ebook asli untuk kualitas layout yg lebih baik dan isi ebook yg lebih lengkap
Penyunting: Djohan Effendi & Ismed Natsir
Edisi cetak buku ini terakhir diterbitkan oleh LP3ES
bekerjasama dengan Freedom Institute. Jakarta, Februari 2003.
Edisi Digital Diterbitkan oleh : Democracy Project
Yayasan Abad Demokrasi (www.abad-demokrasi.com)
Saya mengenal dan bergaul dengan almarhum Ahmad Wahib dalam “Lingkaran Diskusi Limited Group”. Lingkaran diskusi ini—yang penamaanya juga diberikan oleh almarhum—adalah sebuah forum diskusi yang diselenggarakan setiap Jum’at sore di rumah saya di kompleks IAIN Sunan Kalijaga, Demangan, antara pertengahan tahun 1967 hingga akhir tahun 1971. Anggota intinya, yakni mereka yang boleh dikatakan selalu hadir dan memilih serta menentukan tema-tema diskusi, adalah Saudara Muhammad Dawam Rahardjo, Djohan Effendi, almarhum Ahmad Wahib dan saya sendiri. Beberapa kawan yang sering hadir dan pernah memberikan pengantar diskusi antara lain Saudara Syu’bah Asa, Saifullah Mahyuddin, Djauhari Muhsin, Kuntowidjojo, Syamsuddin Abdulah, Muin Umar, Kamal Mucthar, Simuh dan almarhum Wadjiz Anwar. Selain itu, sebagai selingan, kami juga mengundang orang-orang luar misalnya Saudara Deliar Noer, Nono Anwar Makarim, Rendra, Prof. Sudjito, Prof. Sutrisno Hadi, Prof. Lafran Pane, Pranarka, Karkono, Boland, Bakker, Niels Mulder, James Peacock, dan beberapa lagi.
Setiap Jum’at sore kami dan beberapa kawan lain yang berminat terutama kalangan muda, mendiskusikan berbagai masalah, terutama masalah-masalah yang berkaitan dengan agama, budaya dan masyarakat. Dalam bulan-bulan pertama lingkaran diskusi terutama mencoba mencari persoalan-persoalan dasar umat Islam Indonesia dan berusaha menyusunnya dalam sebuah kerangka tema diskusi. Di sana pembicaraan juga sering menyentuh masalah-masalah theologis yang sering tidak terpikirkan. Sudah barang tentu dalam sebuah diskusi yang sifatnya bebas, timbul pertanyaan atau malah pernyataan, yang pada dasarnya lebih merupakan penajaman permasalahan, yang dianggap kurang pada tempatnya. Oleh karena itu ada kritik terhadap Lingkaran Diskusi ini dan juga terhadap saya yang mentolerir pembicaraan-pembicaraan yang tidak umum itu. Kritik dilontarkan terutama oleh kawan-kawan yang menganggap masalah-masalah yang didiskusikan itu merupakan soal-soal yang sudah “selesai” dan tidak perlu dikutik-kutik lagi.
Setiap Jum’at sore kami dan beberapa kawan lain yang berminat terutama kalangan muda, mendiskusikan berbagai masalah, terutama masalah-masalah yang berkaitan dengan agama, budaya dan masyarakat. Dalam bulan-bulan pertama lingkaran diskusi terutama mencoba mencari persoalan-persoalan dasar umat Islam Indonesia dan berusaha menyusunnya dalam sebuah kerangka tema diskusi. Di sana pembicaraan juga sering menyentuh masalah-masalah theologis yang sering tidak terpikirkan. Sudah barang tentu dalam sebuah diskusi yang sifatnya bebas, timbul pertanyaan atau malah pernyataan, yang pada dasarnya lebih merupakan penajaman permasalahan, yang dianggap kurang pada tempatnya. Oleh karena itu ada kritik terhadap Lingkaran Diskusi ini dan juga terhadap saya yang mentolerir pembicaraan-pembicaraan yang tidak umum itu. Kritik dilontarkan terutama oleh kawan-kawan yang menganggap masalah-masalah yang didiskusikan itu merupakan soal-soal yang sudah “selesai” dan tidak perlu dikutik-kutik lagi.
* silahkan beli buku hardcopy asli atau ebook asli untuk kualitas layout yg lebih baik dan isi ebook yg lebih lengkap




Comments
Post a Comment
. . . . . . . . . Komentar anda adalah kontribusi berarti bagi kami